Apa itu Material Geosintetik ?

By | December 22, 2021

Bagi anda yang berkutat di dunia Teknik sipil atau Geotexnik tentunya sudah familiar dengan Geosintetik, namun bagi mereka yang awam material ini terdengar asing. Pada artikel ini akan dijelaskan secara singkat mengenai apa itu material geosintetik.

Istilah Geosintetik sendiri terdiri dari 2 kata Geo dan Sintetik, Geo ini adalah tanah dan sintetik merupakan bahan polimer seperti polypropylene, polyethylene, Polivinil Klorida atau lebih dikenal PVC. Material ini banyak digunakan untuk mengatasi permasalahan konstruksi pada tanah sedangkan untuk Teknik aplikasinya sendiri sudah digunakan sejak tahun 1960 dan terus disempurnakan baik itu dari sisi material maupun Teknik aplikasinya.

Jenis-Jenis Material Geosintetik

Saat ini material Geosintetik telah berkembang sangat pesat dengan beragam jenis dan fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah material Geosintetik yang umum digunakan di Indonesia.

Geotextile

Geotextile ini merupakan materil yang biasa digunakan untuk perkuatan tanah lunak, terdiri jadi dua jenis yaitu Geotextile Woven yang mana bentuknya berupa lembaran dari hasil anyaman bahan polimer dan Geotextile non woven berbentuk lembaran seperti karpet, sehingga sering disebut sebagai karpet tanah.

Geotextile ini memiliki sifat tembus air sehingga berfungsi sebagai separator antara tanah timbunan dengan tanah lunak selain itu karena sifatnya yang tembus air sehingga aliran air di dalam tanah tidak terganggu dan material dari tanah perkuatan juga tidak terbawa air karena telah tersaring oleh geotextile sehingga kestabilan tanah tetap terjaga.

 

Geomembrane

Geomembrane ini memiliki sifat kedap air sehingga berlawanan Dengan geotextile. Geomembrane ini terdiri dari tiga jenis berdasarkan bahan material pembuatnya yaitu Geomembrane HDPE, LDPE, dan PVC ketiga jenis ini memiliki spesifikasi dan tujuan penggunaan yang berbeda beda.

Namun di Indonesia yang paling banyak digunakan adalah jenis Geomembrane HDPE. Jenis ini banyak digunakan sebagai lapisan Kolam limbah, embung, tambak, Danau buatan dan masih banyak lagi. Geomembrane HDPE ini memiliki ketahanan yang tinggi terhadap suhu panas hingga 100 derajat celcius, mudah dibentuk sesuai kontur, tahan terhadap zat kimia, tahan terhadap korosi dan meterialnya sendiri memiliki daya tahan penggunaan hingga 15 tahun.

 

Geogrid

Geogrid ini merupakan material yang banyak digunakan untuk perkuatan tanah datar maupun lereng, bentuknya juga merupakan lembaran namun terdapat lubang-lubang bisa dibilang seperti jarring laba-laba.

Fungsi dari lubang tersebut adalah mengikat material tanah perkuatan sehingga terjadi interlocking. Dengan begini akan meminimalisir terjadinya pergesaran tanah. Untuk perkuatan tanah datar biasanya dikombinasikan dengan material geotextile.

 

Geocomposite

Geocomposite merupakan gabungan dua atau lebih material geosintetik yang bertujuan untuk meningkatkan kelebihan dari masing-masing fitur material geosintetik tersebut. Hal biasanya dilakukan pada kondisi-kondisi tanah tertentu.

Jenis Geocomposite ini bermacam-macam :

Geotextile Composite

Geotextile composite adalah material geotextile baik itu jenis woven maupun non woven yang diperkuat lagi dengan jahitan benang polyester

Geomembrane Composite

Geomembrane Composite ini adalah penggabungan material Geomembrane dan Geotextile non woven tujuannya adalah melindungi geomembrane dari material tanah yang terlalu kasar sehingga tidak merusak Geomembrane.

Leave a Reply

Your email address will not be published.